Informasiindo.com - LAMONGAN – Dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah serta meningkatkan kedisiplinan para pemilik kendaraan bermotor, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Babat Polres Lamongan mengawal jalannya operasi gabungan dan sosialisasi tertib pajak. Kegiatan yang mengedepankan pendekatan edukatif ini digelar bersama instansi terkait di Jalan Gotong Royong, tepat di depan Kantor Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (21/05/2026) pagi.
Operasi gabungan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai ini melibatkan kekuatan personel yang masif dari berbagai sektor publik, dengan rincian 4 personel Polsek Babat, 10 personel Bapenda Provinsi, 10 personel Bapenda Kabupaten, 1 personel Jasa Raharja, 6 personel Satpol PP Kabupaten Lamongan, 5 personel Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, serta 3 personel Satpol PP Kelurahan Babat.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan memberhentikan kendaraan secara selektif dan membagikan brosur panduan informasi kepada para pengendara maupun warga masyarakat sekitar mengenai pentingnya serta kemudahan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam operasi ini adalah untuk memberikan jaminan keamanan jalannya kegiatan sekaligus mendukung penuh program pemutihan maupun optimalisasi pajak daerah dengan cara yang humanis.
”Kegiatan ini murni bersifat sosialisasi, edukasi, dan pelayanan. Kami bersama instansi terkait tidak melakukan penegakan hukum atau sanksi tilang. Fokus kami adalah menyadarkan masyarakat bahwa pajak yang mereka bayarkan akan kembali untuk pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas publik yang aman bagi berkendara,” jelas Kompol Chakim Amrullah.
Bagi para pengendara yang kedapatan terlambat atau belum memenuhi kewajiban pajaknya, petugas di lapangan secara ramah mengarahkan mereka untuk melakukan pembayaran langsung di tempat melalui mobil layanan keliling yang telah disediakan oleh pihak Bapenda.
Sementara itu, bagi warga yang pajaknya telah jatuh tempo namun belum memiliki kesiapan dana pada hari ini, petugas memberikan kelonggaran edukatif berupa pengisian surat pernyataan untuk berkomitmen menyelesaikan pembayaran pajak kendaraannya dalam waktu dekat.
Melalui pendekatan yang persuasif dan solutif ini, antusiasme warga cukup tinggi untuk memanfaatkan layanan bayar di tempat. Hingga seluruh rangkaian kegiatan operasi gabungan selesai dilaksanakan, situasi di jalur utama tersebut berjalan dengan sangat aman, tertib, lancar, dan kondusif.
(ZM)









