Informasiindo.com//LAMONGAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Laren jajaran Polres Lamongan terus memperketat pengawasan wilayah melalui Patroli Blue Light Harkamtibmas. Kegiatan ini dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan malam hari di wilayah Kecamatan Laren, Senin (23/3/2026).
Patroli yang dimulai pukul 23.30 WIB ini menyasar titik-titik krusial, salah satunya di kawasan pertigaan Desa Tamanprijeg yang menjadi jalur penghubung antar desa.
Fokus Pencegahan Konflik dan Kriminalitas
Di bawah kendali langsung Kapolsek Laren, AKP Witono Hariadi, S.H., dua personel jaga yakni Aiptu Hamid dan Aiptu Shaffan bergerak menyisir lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya kelompok pemuda maupun oknum perguruan silat.
Beberapa sasaran utama dalam patroli malam ini meliputi:
Pencegahan Konflik: Memantau pergerakan kelompok pemuda guna menghindari potensi gesekan antar perguruan silat.
Penertiban Lalu Lintas: Antisipasi aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga.
Tindak Pidana Jalanan: Mencegah terjadinya aksi perampasan barang (begal), curat, curas, maupun tindak pidana lainnya.
Kehadiran Polri Berikan Rasa Aman
Dengan menyalakan lampu rotator biru (Blue Light), petugas hadir di tengah masyarakat untuk memberikan efek deteren (deterrent effect) bagi para pelaku kejahatan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada pemuda yang masih nongkrong agar segera kembali ke rumah masing-masing demi keamanan bersama.
”Kami hadir untuk memastikan masyarakat Laren dapat beristirahat dengan tenang tanpa gangguan bising knalpot brong maupun kekhawatiran akan adanya gesekan antar kelompok. Patroli ini akan terus kami rutinkan,” ujar petugas di lapangan.
Situasi Kondusif
Hingga berakhirnya kegiatan patroli menjelang dini hari, situasi di wilayah hukum Polsek Laren, khususnya di sekitar Desa Tamanprijeg, terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Langkah preventif ini diharapkan dapat terus menjaga stabilitas keamanan wilayah Lamongan selama masa Operasi Ketupat Semeru 2026.









