Antisipasi Banjir, Polsek Laren Rutin Pantau Ketinggian Air Bengawan Solo: Saat Ini di Angka 3,05 Meter

POLRI90 Views

Informasiindo.com - LAMONGAN – Guna kewaspadaan dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, jajaran Polsek Laren Polres Lamongan rutin melaksanakan patroli dan pemantauan langsung ketinggian permukaan air Sungai Bengawan Solo. Kegiatan pengawasan dilakukan pada Rabu (20/5/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai, berpusat di pos pantau sekitar Jembatan Laren, wilayah hukum Kecamatan Laren.

Tim pelaksana dipimpin oleh Aipda Tri bersama Bripda Ilham. Dalam pemantauan kali ini, petugas mencatat angka ketinggian muka air (TMA) Bengawan Solo di titik pantau Jembatan Laren berada di angka 3,05 meter.

Berdasarkan laporan di lapangan, fluktuasi ketinggian air di wilayah Laren sangat dipengaruhi oleh curah hujan yang terjadi di daerah hulu aliran sungai. Meskipun kondisi cuaca di wilayah Laren terkadang cerah, debit air di sungai tetap bisa naik secara signifikan akibat limpasan air dari wilayah hulu yang mengalami curah hujan tinggi. Hal ini menjadikan pemantauan rutin sangat krusial untuk mengetahui perkembangan situasi secara akurat dan cepat.

Kapolsek Laren, AKP Witono Hariadi, S.H., menegaskan bahwa pemantauan sungai merupakan agenda rutin dan prioritas kegiatan kamtibmas, terutama saat musim peralihan atau curah hujan masih cukup tinggi. Kehadiran petugas di titik-titik strategis seperti jembatan dan pos pantau bertujuan untuk memantau pergerakan air secara berkala, serta mengantisipasi dini potensi luapan yang dapat mengancam pemukiman warga dan lahan pertanian di bantaran sungai.

“Kami terus memonitor perkembangan ketinggian air setiap saat. Perubahan volume air Bengawan Solo sangat bergantung pada curah hujan di hulu, sehingga kami harus selalu siaga. Jika nanti ketinggian air mulai meningkat drastis atau mendekati batas siaga, kami akan segera menginformasikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait serta menghimbau warga untuk bersiap diri,” ujar AKP Witono Hariadi.

Selain pencatatan data teknis, petugas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga sekitar sungai agar selalu waspada terhadap perubahan kondisi alam, tidak membuang sampah ke sungai agar aliran tidak tersumbat, serta segera melapor ke aparat terdekat jika melihat tanda-tanda kenaikan air yang mencurigakan.

Hasil pemantauan terakhir menunjukkan kondisi air terkendali dan belum ada indikasi bahaya. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Laporan pelaksanaan kegiatan ini telah disampaikan kepada Kapolres Lamongan, serta ditembuskan kepada Wakapolres Lamongan, Kabag Ops Polres Lamongan, dan seluruh PJU Polres Lamongan.

(ZM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *