KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Polres Tanjung Perak Siapkan Posko dan Posko Ante Mortem

POLRI4 Views

Informasiindo.com - Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur bergerak cepat merespons insiden hilangnya kontak Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Sebuah posko terpadu untuk keluarga korban didirikan di dalam Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Minggu (13/9/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam menangani insiden yang menimpa kapal tersebut.

Bersamaan dengan itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim juga membuka Posko Ante Mortem guna mendukung proses identifikasi dan pendataan korban. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, mengatakan bahwa posko terpadu ini disiapkan untuk melayani dan membantu keluarga yang mencari informasi terkait keberadaan penumpang. Menurutnya, posko ini menjadi pusat informasi bagi keluarga yang cemas menunggu kabar dari kerabat mereka.

Untuk mempermudah proses pencarian, petugas di posko telah memajang daftar manifes penumpang, data Anak Buah Kapal (ABK), hingga manifes kendaraan yang diangkut kapal tersebut. Dengan demikian, keluarga dapat langsung memeriksa apakah nama kerabat mereka tercantum dalam daftar resmi. “Posko ini kami dirikan sebagai bagian dari operasi kemanusiaan sekaligus wujud kesiapsiagaan dalam menangani kecelakaan KM Virgo Transport 8,” ujar AKBP Irwan Kurniawan di lokasi posko.

Lebih lanjut, posko terpadu ini juga berfungsi sebagai wadah pengaduan bagi masyarakat yang memiliki anggota keluarga sebagai penumpang kapal. Sejak dibuka, sejumlah keluarga korban mulai berdatangan untuk memastikan nama kerabat mereka yang diduga berada di dalam kapal saat insiden terjadi. Suasana haru terlihat saat keluarga menanyakan kondisi terkini para penumpang. Beberapa di antara mereka tampak menahan tangis sambil memeriksa daftar manifes yang dipajang petugas.

Bagi keluarga yang tidak menemukan nama kerabatnya dalam daftar manifes resmi, petugas langsung mengarahkan ke Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Jatim untuk proses pendataan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan agar seluruh penumpang dan ABK yang berada di kapal dapat terdata dengan baik, termasuk mereka yang namanya belum tercantum dalam manifes. “Kami lakukan pendataan menyeluruh dan meminta nomor kontak keluarga yang bisa dihubungi. Begitu ada perkembangan atau korban ditemukan, kami akan segera mengabari pihak keluarga,” pungkas AKBP Irwan.

Kehadiran posko terpadu ini diharapkan dapat memberikan kepastian informasi bagi keluarga korban sekaligus mempercepat proses penanganan insiden KM Virgo Transport 8. Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya keluarga korban yang tengah menanti kabar dari orang-orang tercinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *