Kapolres Tuban AKBP William Tanasale Dicopot, Diperiksa Propam Atas Dugaan Minta Setoran dan Potong Anggaran

POLRI185 Views

Informasiindo.com - TUBAN,Deteksimedia.com 10 Desember 2025  – Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale dicopot dari jabatannya pada Senin (8/12/2025) setelah dituduh minta setoran ke anggota dan memotong anggaran operasional Polres Tuban. Pencopotan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Jawa Timur nomor Sprin/2611/XII/KEP/2025 yang ditandatangani Irjen Nanang Avianto.

Posisi yang ditinggalkan AKBP William kemudian diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Tuban Kombes Pol Agung Setyo Nugroho. Mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu saat ini sedang diperiksa lebih lanjut oleh Propam terkait dugaan pelanggaran etika dan peraturan dalam jabatan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, membenarkan informasi pencopotan dan pemeriksaan tersebut saat dikonfirmasi Selasa (9/12/2025). “AKBP WT sedang menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Propam. Yang bersangkutan diberhentikan sementara hingga proses pemeriksaan selesai,” ujar Jules. Ia juga menegaskan bahwa penunjukkan Plt Kapolres bertujuan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal, dan update informasi akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.

Dari pantauan di lapangan, dua truk terlihat terparkir di depan rumah dinas Kapolres Tuban di Jalan Pattimura, Kelurahan Baturetno, dengan beberapa orang sibuk memindahkan perlengkapan dari dalam rumah dinas ke truk.

Sebelum menjabat di Tuban, AKBP William – yang lahir di Ambon pada 22 Juni 1983 dan lulusan Akpol 2004 – memiliki karier yang cukup beragam. Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek di Polres Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), bekerja di Sub-Direktorat Provost Bidpropam dan bidang Reserse Narkoba/Kriminal di Kalbar, serta menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dari akhir 2023 hingga awal 2025. Ia kemudian diangkat sebagai Kapolres Tuban per 21 April 2025.

Selama bertugas di Tuban, ia menjalankan beberapa program, antara lain bakti sosial pembagian beras untuk warga kurang mampu, apel konsolidasi dengan tokoh masyarakat guna menjaga kamtibmas, mutasi internal pejabat, serta mendorong pendekatan humanis kepada masyarakat dan anak-anak. Namun, kariernya yang sempat menonjol kini terhenti karena terjebak dugaan pelanggaran yang serius.

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *