Cegah Korban Jiwa, Polsek Laren Pasang Banner Larangan Jebakan Tikus Berlistrik di Persawahan Gampangsejati

POLRI20 Views
Informasiindo.com -

LAMONGAN – Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat penggunaan alat pertanian yang berbahaya, Polsek Laren Polres Lamongan mengambil langkah tegas dan preventif. Personel Polsek Laren turun langsung ke kawasan pertanian untuk memberikan imbauan dan memasang banner larangan penggunaan aliran listrik sebagai jebakan hama tikus, Kamis (21/05/2026) siang.

​Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini difokuskan di area persawahan Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, yang saat ini sedang dalam masa perawatan tanaman dari serangan hama.

​Kapolsek Laren, AKP Witono Hariadi, S.H., menegaskan bahwa pemasangan banner imbauan ini dilakukan karena metode setrum listrik untuk menghalau tikus sangat berbahaya, tidak hanya bagi pemilik sawah tetapi juga bagi warga lain atau petani yang melintas.

​”Pemasangan aliran listrik bertegangan tinggi di sawah itu taruhannya nyawa. Sudah banyak contoh kasus fatal di berbagai daerah. Oleh karena itu, kami mengingatkan dengan keras agar para petani mencari alternatif lain yang lebih aman dalam mengatasi hama tikus,” tegas AKP Witono Hariadi.

​Dalam kegiatan tersebut, dua personel penjagaan Polsek Laren, yakni Aiptu Wahyudin dan Aipda Andri, memasang banner imbauan di titik-titik strategis yang mudah terlihat oleh para petani di area persawahan Desa Gampangsejati.

​Selain memasang banner, petugas juga menyempatkan diri berdialog humanis dengan para petani yang sedang beraktivitas. Petugas mengingatkan bahwa kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain akibat jebakan listrik dapat dijerat dengan sanksi pidana yang berat.

​Melalui edukasi dan pendekatan ini, diharapkan para petani di Kecamatan Laren semakin sadar akan bahaya setrum sawah dan beralih ke metode pengendalian hama yang ramah lingkungan dan aman.

​Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan penempelan banner imbauan ini berjalan dengan aman, lancar, serta mendapat respons positif dan dukungan dari para petani setempat.

(ZM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *