Forkopimda Tapanuli Utara Gelar Tabur Bunga di Lokasi Bencana

Daerah130 Views

Tarutung//informasiindo.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan kegiatan tabur bunga di lokasi kejadian bencana alam Dusun Sitonggitonggi dan Dusun Simarsalaon, Desa Pertengahan, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Selasa, 9/12/2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan belasungkawa atas musibah yang menelan tujuh korban jiwa, serta satu korban lainnya anak berusia 1,5 tahun, anak dari Bungkimo Manalu, yang hingga saat ini masih belum ditemukan.

Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan ST, M.Eng, hadir langsung dalam rangkaian kegiatan tersebut bersama Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Satya Dharma Nababan, Kepala Dinas Pendidikan, Bontor Hutasoit, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Budiman Gultom, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Josua Hutabarat, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Parmonangan, Rohaniawan, Keluarga Korban, serta masyarakat setempat.

Kehadiran seluruh unsur pemerintahan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Wakil Bupati Tapanuli Utara menyampaikan pesan dan arahan Bupati Tapanuli Utara, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat S.Si, M.Si.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam.
Kami berdiri bersama keluarga korban dan masyarakat Parmonangan dalam masa yang berat ini. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus bekerja maksimal untuk membuka akses dan memastikan seluruh kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi,” demikian ucapan Bupati yang disampaikan oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara.

“Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban serta bantuan sembako bagi warga yang berada dilokasi bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan keluarga yang terdampak,” sebut Wakil Bupati Tapanuli Utara.

Masih Wakil Bupati Tapanuli Utara, “Untuk mencapai lokasi bencana di Simarsalaon dan Dusun Sitonggitonggi, rombongan harus menempuh perjalanan berjalan kaki sejauh 6-7 kilometer atau sekitar 14 kilometer pulang pergi, dimulai dari Kawasan Sidondamon. Akses menuju lokasi masih sangat terbatas, akibat material longsor yang menutup jalur.”

Hingga saat ini, tiga unit alat berat terus bekerja dilapangan untuk membuka akses jalan, dan memecah batu besar yang menghalangi jalur masuk.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan bahwa upaya percepatan penanganan, termasuk pencarian korban yang belum ditemukan, akan terus dilakukan hingga situasi kembali pulih,” ungkap Wakil Bupati Tapanuli Utara. Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *