Antisipasi Banjir dan Kebakaran, Polsek Sekaran Pantau Aliran Anak Sungai Bengawan Solo Sembari Edukasi Warga

POLRI106 Views

Informasiindo.com - LAMONGAN – Guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekaran Polres Lamongan menggelar Patroli Kota Presisi (PKP). Patroli kali ini difokuskan pada pemantauan debit air serta sosialisasi pencegahan kebakaran di wilayah Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Kamis (21/05/2026) siang.

​Kegiatan patroli tanggap bencana yang dimulai pada pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Ps. Kanit Samapta bersama anggota jaga Mako Polsek Sekaran. Petugas menyisir area pemukiman padat penduduk, kawasan rawa, hingga jalur aliran anak Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah hukum Sekaran.

​Dalam pengecekan tersebut, petugas melakukan pemantauan fisik secara detail terhadap fluktuasi ketinggian permukaan air di sepanjang aliran anak Sungai Bengawan Solo, saluran drainase utama, serta memastikan fungsi pintu-pintu air di kecamatan setempat tetap beroperasi dengan normal.

​Kapolsek Sekaran, Iptu Ahmad Zunaedi, S.I.P., menjelaskan bahwa langkah pemantauan berkala ini sangat krusial sebagai deteksi dini penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor demi keselamatan warga sekitar bantaran sungai.

​”Aliran anak Sungai Bengawan Solo merupakan urat nadi perairan di wilayah kami. Personel kami terjunkan langsung untuk memonitor pintu-pintu air dan saluran irigasi agar jika terjadi peningkatan debit air secara mendadak, langkah evakuasi atau mitigasi darurat bisa segera kita koordinasikan bersama instansi terkait,” jelas Iptu Ahmad Zunaedi.

​Tidak hanya fokus pada potensi bencana air, personel Polsek Sekaran juga melakukan pendekatan dialogis dengan menyambangi warga di area pemukiman. Mengingat cuaca siang hari yang terik, petugas memberikan edukasi penting mengenai pencegahan bahaya kebakaran hutan, lahan, dan pemukiman.

​Warga diimbau secara humanis untuk tidak membakar sampah di sembarang tempat tanpa pengawasan. Selain itu, kaum ibu jua diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas LPG 3 kg saat memasak, serta memastikan kompor telah padam sepenuhnya sebelum ditinggalkan beraktivitas di luar rumah. Guna mencegah penyumbatan drainase yang dapat memicu banjir, warga juga diajak untuk berkomitmen tidak membuang sampah ke aliran sungai.

​Berkat respons positif dan kerja sama yang baik dari warga setempat, seluruh rangkaian kegiatan patroli pencegahan bencana alam dan Harkamtibmas ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

(ZM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *