InformasiindoLAMONGAN – Jajaran Polsek Laren terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan air sungai dengan melakukan pengecekan rutin Tinggi Muka Air (TMA) di bantaran Sungai Bengawan Solo, wilayah Kecamatan Laren, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan monitoring yang dimulai pukul 09.30 WIB ini difokuskan di titik pantau Jembatan Laren. Dua personel Polsek Laren, Aipda Tri dan Bripda Ilham, dikerahkan untuk memantau langsung fluktuasi debit air sebagai bentuk deteksi dini penanggulangan bencana banjir.
Kapolres Lamongan melalui Kapolsek Laren, AKP Witono Hariadi, S.H., menjelaskan bahwa pemantauan ini sangat krusial mengingat curah hujan yang cukup tinggi di daerah hulu.
”Berdasarkan hasil pengecekan hari ini, ketinggian air Bengawan Solo di pos pantau Jembatan Laren berada pada titik 3.20 Meter. Kondisi TMA saat ini bersifat fluktuatif, sehingga kami terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi kiriman air dari wilayah hulu,” ujar AKP Witono Hariadi.
Langkah Antisipasi Polsek Laren:
Pemantauan Berkala: Petugas penjagaan rutin melakukan update ketinggian air di titik-titik rawan.
Himbauan Masyarakat: Warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat kenaikan debit air yang signifikan.
Sinergitas Mitigasi: Polsek Laren terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kesiapan evakuasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Hingga laporan ini diturunkan, situasi di sekitar jembatan dan bantaran sungai wilayah Laren dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Laren berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal dari potensi gangguan kamtibmas maupun bencana alam.









