Informasiindo.com//LAMONGAN – Tanggul Saluran Kalipatih di Desa Patihan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, mengalami keruntuhan pada Minggu (11/1/2026) pukul 05.00 WIB akibat cuaca ekstrem dan volume air yang tinggi. Kejadian ini menyebabkan air melimpas dan menggenangi sebagian lingkungan warga serta areal sawah di sekitar lokasi.
Dilaporkan oleh Polsek Babat, kondisi ini disebabkan oleh volume air Kali Patih yang masih tinggi akibat hujan lebat yang terjadi pada hari Jumat (9/1) dan Sabtu (10/1) sore, ditambah dengan aliran air dari wilayah selatan yaitu Kedungpring dan Sugio yang juga datang dengan volume besar. Tanggul putus pada titik Desa Patihan memiliki panjang sekitar 4 meter.
Hingga saat ini, volume air di Kali Patih masih tinggi dan aliran dari wilayah selatan terus mengalir dengan intensitas yang cukup besar. Dampak yang ditimbulkan antara lain genangan air di areal sawah (luasan tepatnya masih dalam proses pendataan) dan sekitar 15 rumah warga di Desa Patihan. Namun, tidak ada korban jiwa yang melaporkan dalam kejadian ini.
Untuk menangani kondisi darurat tersebut, Forkopimcam Babat (meliputi Polsek Babat, Kecamatan Babat, dan Koramil Babat), Dinas SDABK, pemerintah desa terkait, serta masyarakat sekitar telah melakukan pembenahan tanggul secara swadaya untuk sementara waktu. Para pihak juga telah berkoordinasi dan melaporkan kondisi terkini kepada instansi terkait untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Kondisi cuaca di lokasi kejadian saat ini menunjukkan kondisi mendung. Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi untuk mencegah dampak yang lebih luas.
(ZM)









