Informasiindo.com - Informasiindo.com//LAMONGAN – Kegiatan tasyakuran dan launching Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sogo telah berlangsung dengan sukses pada hari Rabu (28/1) pukul 10.00 WIB di Kantor SPPG Sogo Kecamatan Babat, berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam kondisi aman, lancar, dan tertib.
Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain Camat Babat Noman Kresna, S.STP, MSI; Sekcam Babat Ahmad Anwar Rusdi, S.STP, MM; Panit I Samapta Polsek Babat Iptu Bambang, S.SH; Danramil Babat Czi Kapten Selamet; Kepala Puskesmas Babat dr. Yusworo; pemilik SPPG Sogo Tanrti; Ketua SPPG Satrio; warga masyarakat Desa Sogo; serta kepala sekolah/lembaga penerima Makanan Tambahan Gizi (MBG).
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Bambang menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, SH, MH yang sedang memiliki kegiatan di Polres Lamongan, sekaligus menyampaikan harapan agar SPPG Sogo dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Camat Babat Noman Kresna menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional ini. “Kehadiran saya di sini adalah bukti komitmen kami untuk mendukung upaya pemenuhan gizi masyarakat. Harapannya, SPPG Sogo dapat menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak terkait,” ujarnya.
Danramil Babat Czi Kapten Selamet menjelaskan bahwa SPPG Sogo merupakan yang kesembilan yang beroperasi di Kecamatan Babat, dengan rencana pembukaan SPPG Desa Gembong akan segera dilakukan. “Kepala dan petugas SPPG harus peka terhadap situasi yang berkembang, menjaga kebersihan, dan menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi,” imbuhnya.
dr. Yusworo dari Puskesmas Babat menekankan pentingnya menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. “Kami berharap SPPG ini dapat menjangkau semua sekolah di wilayahnya. Perlu diperhatikan pemilihan bahan makanan dan penyajiannya agar tidak terjadi kerancuan yang dapat membahayakan penerima MBG,” katanya.
Ketua SPPG Satrio menyambut hangat kedatangan para tamu undangan dan menyatakan bahwa pihaknya akan membuka kotak saran untuk menerima masukan konstruktif dari mitra kerja dan penerima manfaat. “Kami sangat terbuka untuk setiap masukan yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kami,” ujarnya.
SPPG Sogo akan melayani sebanyak 900 penerima MBG yang berasal dari 3 lembaga atau sekolah di wilayah Desa Sogo. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan status gizi masyarakat khususnya anak-anak dan kelompok rentan lainnya di Kecamatan Babat.
(ZM)








