Informasiindo.com//LAMONGAN – Anggota Polsek Babat Polres Lamongan melaksanakan kegiatan monitoring ketahanan pangan dan swasembada pangan melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) pada hari Selasa (10/2) pukul 10.30 WIB hingga selesai, bertempat di lahan warga Desa Gendong Kulon.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah kerja. Dalam monitoring tersebut, fokus diberikan pada sektor pertanian dengan komoditas pepaya California yang dikembangkan oleh masyarakat Desa Gendong Kulon.
Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Aipda Mukhit, Aipda Huda, dan Briptu Dery YP, yang secara langsung mengamati kondisi lahan serta perkembangan tanaman yang dibudidayakan oleh warga.
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H, M.H memberikan pernyataan terkait kegiatan ini, “Kegiatan monitoring ketahanan pangan dan Pekarangan Bergizi (P2B) ini bukan hanya bentuk kontribusi Polsek Babat dalam mendukung program nasional, tetapi juga bagian dari upaya kita untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa program swasembada pangan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga. Ke depan, Polsek Babat akan terus mendukung dan melakukan pendampingan agar kegiatan seperti ini dapat berkembang ke desa-desa lain di wilayah kerja kita.”
Dalam laporannya kepada Kapolres Lamongan, Kapolsek juga menambahkan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk mengoptimalkan potensi lahan pekarangan masyarakat dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Salah seorang warga Desa Gendong Kulon, yang mengelola lahan pepaya California, menyampaikan komentarnya, “Kami sangat senang dengan kunjungan dan monitoring dari Polsek Babat. Ini membuat kami semakin termotivasi untuk mengembangkan pekarangan bergizi di rumah. Selain bisa memenuhi kebutuhan makanan keluarga sendiri, hasil panen juga bisa kami jual untuk menambah penghasilan. Semoga program ini terus berlanjut dan ada bantuan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas tanaman kita.”
(ZM)









