Informasiindo.com//LAMONGAN – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Babat melaksanakan konfrensi dinas bersama kepala UPT dan kepala desa/lurah se-Kecamatan Babat pada hari Selasa (27/1) sekitar pukul 10.00 WIB, berlokasi di Balai Desa Sogo, Kecamatan Babat.
Acara dihadiri oleh sejumlah unsur terkait, antara lain Camat Babat Noman Kresna, S.STP, MSI; Sekcam Babat Ahmad Anwar Rusdi S.STP., MM; Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah SH MH; Batuud Koramil Babat Peltu Akram; Kepala Desa Sogo Supeno Hadi Wibowo; serta perwakilan dari dinas terkait dan seluruh kepala desa/lurah se-Kecamatan Babat.
Berikut poin-poin penting yang disampaikan dalam acara:
Sambutan Kepala Desa Sogo
Supeno Hadi Wibowo selaku tuan rumah menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran semua pihak dan mengajak untuk memberikan petunjuk serta saran kepada Camat Babat.
Pernyataan Camat Babat
Noman Kresna menyampaikan bahwa ini adalah konfrensi pertama yang digelar, dengan harapan kepala desa wajib hadir pada setiap undangan tanpa diwakilkan. Ia juga menekankan pentingnya mengutamakan kebutuhan primer dalam penggunaan dana desa. Rencana Musrenbang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2026, dengan harapan wilayah Kecamatan Babat terhindar dari bencana alam. Selain itu, ia mengapresiasi Kepala Desa Moropelang yang tanggap dalam menanggulangi banjir dengan menyediakan perahu dayung bersama masyarakat. Secara umum, 21 desa dan 2 kelurahan di Kecamatan Babat berada dalam kondisi aman dengan komunikasi yang baik antar pihak.
Pernyataan Kapolsek Babat
Kompol Chakim Amrullah menekankan peran penting kepala desa/lurah dalam menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) sesuai dengan undang-undang baru. Ia menyampaikan dua kejadian menonjol di bulan Januari: konvoi perguruan pencak silat yang viral di Desa Tritunggal, sehingga diharapkan kepala desa/lurah dapat memantau kegiatan serupa; serta kasus anak hilang dari Desa Sumurgenuk yang berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari 12 jam setelah dilaporkan. Menjelang bulan suci Ramadhan, pihak kepolisian akan melaksanakan penertiban sepeda motor dengan knalpot brong, dan meminta dukungan kepala desa/lurah untuk menghimbau masyarakat menggunakan kendaraan standar.
Pernyataan Batuud Koramil Babat
Peltu Akram menyampaikan bahwa Danramil tidak dapat hadir karena ada kegiatan di Kodim Lamongan. Ia menyampaikan beberapa program yang sedang berjalan, antara lain Program Ketahanan Dasar Masyarakat (KDMP) yang masih ada 6 desa belum siap lahan; Program Membangun Desa Gunung (MBG) yang telah berjalan lancar dengan 8 lokasi, dan akan diluncurkan tambahan MBG di Desa Sogo sehingga total menjadi 9 lokasi; serta rencana program bedah rumah yang membutuhkan dukungan dari kepala desa/lurah.
Acara ditutup dengan doa dan berjalan dengan lancar, dengan situasi yang aman dan terkendali.
(ZM)









