Surabaya//informasiindo.com – Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil membekuk enam remaja anggota kelompok gangster usai melakukan aksi pembegalan sepeda motor dengan menggunakan senjata tajam di kawasan Bulak, Sabtu 13/12/2025.
Aksi teror jalanan yang diduga adalah aksi dari anggota gangster tersebut sempat viral di media sosial dan sangat meresahkan warga Surabaya.
Peristiwa berawal saat sekelompok pemuda tengah nongkrong di Jl. Bulak Kalitinjang Baru, tiba-tiba, mereka didatangi gerombolan remaja bermotor yang mengacungkan senjata tajam.
Karena ketakutan melihat kilatan senjata tajam, semua korban lari menyelamatkan diri dan meninggalkan sepeda motor di lokasi.
Situasi itu dimanfaatkan para pelaku untuk membawa kabur sepeda motor Yamaha Vega milik korban.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat mengatakan motif utama para pelaku adalah mencari eksistensi di media sosial.
“Dari keterangan tersangka, mereka melakukan aksi ini untuk konten. Awalnya berkeliling mencari musuh untuk direkam,” ujar AKBP Wahyu, Selasa 16 Desember 2025.
Ia menjelaskan, saat melintas di Jalan Kyai Tambak Deres, pelaku melihat korban dan mengira sebagai kelompok musuh.
Gerombolan tersebut kemudian berputar arah dan melakukan penyerangan, padahal korban merupakan warga biasa.
Sepeda motor hasil rampasan kemudian dijual dengan harga sangat murah kepada rekan pelaku.
“Motor korban sudah dijual seharga Rp 700 ribu. Ia mengaku menjual ke temannya berinisial AD,” ungkap Wahyu Hidayat.
Uang hasil penjualan diduga dibagi rata atau digunakan untuk operasional kelompok.
Polisi menetapkan enam tersangka yang seluruhnya masih di bawah umur dan berdomisili di Surabaya.
Mereka masing-masing berinisial KNA (17), MDS (16), BW (16), EBS (15), MAA (16), dan AAS (17).
Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus dan memburu AD yang diduga sebagai penadah motor curian.
“Kami masih melakukan pengembangan dan memburu DPO,” pungkasnya. (Red)









