Informasiindo.com - Informasiindo.com//LAMONGAN – Tim Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Babat melakukan monitoring terhadap genangan air akibat hujan lebat yang terjadi pada Selasa (3/2) sekitar pukul 14.30 hingga 23.00 WIB. Kegiatan monitoring dilaksanakan Rabu (4/2) pukul 13.20 WIB di Desa Moropelang Kecamatan Babat.
Genangan terjadi setelah Kali Waduk Prijek Kecamatan Kedumpring meluap, menyebabkan saluran air di Desa Moropelang tidak mampu menampung debit air. Lokasi terdampak meliputi Jalan Kampung Desa Moropelang RT 003 RW 003 dan area pemukiman dengan 10 rumah terendam air dengan ketinggian rata-rata 20 cm. Tidak ada laporan genangan di persawahan atau tambak.
Dalam kegiatan monitoring dihadiri oleh Camat Babat Noman Kresna, S.STP, MSI; Sekcam Babat Ahmad Anwar Rusdi S. STP., MM; Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah SH MH; Danramil Babat Czi Kapten Selamet; perwakilan Dinas PU Sumber Daya Air; serta petugas terkait dan kepala desa Moropelang Khoyip Fuad.
Penyebab genangan antara lain rendahnya pipa penahan arus air dan perlu dilakukan pengerukan tanah di bawah jembatan agar air tidak meluap, selain tingginya curah hujan di seluruh Kabupaten Lamongan.
Langkah yang telah diambil oleh Forkopimcam antara lain melakukan koordinasi dengan Pemdes Moropelang dan bekerja sama dengan Dinas Pengairan untuk mengatur pembukaan dan penutupan bendungan di Desa Keyongan dan Desa Patihan guna meminimalkan genangan. Saat ini ketinggian genangan air telah mulai berangsur-angsur menurun.
Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah SH MH menyampaikan bahwa kegiatan monitoring berjalan aman dan kondusif, dengan perkembangan selanjutnya akan segera dilaporkan.
(ZM)









