Informasiindo.com//LAMONGAN – Seiring dengan beberapa kasus yang terjadi di wilayah Lamongan akhir-akhir ini, termasuk kasus pembunuhan pelajar perempuan di Kecamatan Sukodadi pada 15 Januari dan kecelakaan beruntun di Jalan Lamongan-Babat pada 18 Januari, Polsek Babat kembali mengintensifkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) di kawasan obyek vital yang rawan kriminal.
Sebelumnya, pada 12 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, pihaknya telah melakukan PKP pertama kali dengan melibatkan Aiptu Mujiono, Aipda Suwono, dan Bripda Nasurudin. Kegiatan tersebut bertujuan mengantisipasi kejahatan 3C (Curian, Curi-curian, dan Cebol) serta memberikan himbauan kepada petugas satpam dan pengelola lokasi seperti bank, SPBU, dan kantor pemerintah di Kecamatan Babat.
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa setelah adanya beberapa peristiwa yang mengkhawatirkan, pihaknya meningkatkan frekuensi patroli menjadi dua kali sehari, pagi dan sore hari. “Kita tidak hanya fokus pada pencegahan kejahatan konvensional, tapi juga memastikan keamanan akses jalan menuju obyek vital agar tidak terganggu oleh kondisi lalu lintas atau aktivitas yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Selain patroli langsung, Polsek Babat juga bekerja sama dengan masyarakat sekitar dan pihak keamanan lokasi untuk membentuk jaringan pengawasan. Petugas juga memberikan pemahaman tentang cara mengenali dan melaporkan aktivitas mencurigakan secara cepat.
Hingga saat ini, situasi keamanan di kawasan obyek vital Kecamatan Babat tetap terkendali. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
(ZM)









