Cegah Korban Jiwa, Polsek Laren Pasang Banner Larangan Jebakan Tikus Listrik di Gampangsejati

POLRI105 Views

Informasiindo.com//LAMONGAN – Masalah hama tikus di area persawahan seringkali memicu kreativitas yang berbahaya. Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, jajaran Polsek Laren turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi dan peringatan keras kepada para petani di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kamis (19/03/2026).

​Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB ini dipimpin oleh Aiptu Wahyudin dan Bripda Tomi. Fokus utama petugas adalah melakukan penyisiran di area persawahan serta memasang banner imbauan di titik-titik strategis agar mudah terlihat oleh para petani.

Bahaya Mengintai di Balik Jebakan Listrik

​Pemasangan aliran listrik sebagai jebakan hama tikus dinilai sangat berisiko tinggi. Bukan hanya membahayakan hewan ternak, namun seringkali justru mengenai warga atau orang yang melintas di sekitar sawah.

​Dalam giat tersebut, petugas menekankan beberapa poin penting:

Informasiindo.com - Aspek Keselamatan: Menghindari potensi tersengat listrik bagi pemilik lahan maupun warga sekitar.

Aspek Hukum: Mengingatkan bahwa kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain akibat jebakan listrik dapat diproses secara hukum.

Solusi Alternatif: Mendorong petani untuk menggunakan metode pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan.​

“Keselamatan nyawa manusia harus menjadi prioritas utama. Kami tidak ingin ada warga yang menjadi korban hanya karena pemasangan kabel listrik yang tidak standar di persawahan,” tegas Kapolsek Laren, AKP Witono Hariadi, S.H.

Respon Masyarakat

​Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari warga setempat. Pemasangan banner imbauan tersebut diharapkan menjadi pengingat harian bagi para petani agar lebih bijak dalam menjaga tanaman mereka tanpa membahayakan orang lain.

​Selama proses sosialisasi dan pemasangan atribut imbauan, situasi di persawahan Desa Gampangsejati terpantau aman, lancar, dan kondusif.

(ZM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *